Clindamycin


Obat Generik :
Clindamycin / Klindamisin

Obat Bermerek :
Albiotin, Anerocid, Biodasin, Cindala, Climadan, Clinbercin, Clindexin, Clinex, Clinidac, Clinika, Clinium, Clinjos, Clinmas, Comdasin, Dacin, Daclin-300, Dalacin, Ethidan, Indanox, Lando, Lindacyn, Lindan, Mediklin, Milorin, Niladacin, Nufaclind, Opiclam, Probiotin, Prolic, Xeldac, Zumatic.

KOMPOSISI
  • Tiap kapsul Clindamycin 150 mg mengandung Clindamycin HCl  (klindamisin hidroklorida)163 mg setara dengan Clindamycin base 150 mg.
  • Tiap kapsul Clindamycin 300 mg mengandung Clindamycin HCl (klindamisin hidroklorida) 326 mg setara dengan Clindamycin base 300 mg.
FARMAKOLOGI
Clindamycin adalah antibiotik yang spektrumnya menyerupai Linkomisin namun aktivitasnya lebih besar terhadap organisme yang sensitif. Clindamycin efektif terhadap bakteri Staphylococcus aureus, D. pneumoniae, Streptococcus pyogenes, Streptococci(kecuali Streptococcus faecalis), Streptococcus viridans dan Avtinomyces israelli serta efektif terhadap Bacteroides fragilis dan kuman patogen anaerob yang peka lainnya. Clindamycin bekerja dengan cara menghambat sintesis protein bakteri.

INDIKASI
Indikasi Clindamycin adalah infeksi serius yang disebabkan oleh bakteri yang sensitif terhadap Klindamisin terutama Streptokokus, Pneumokokus, Stafilokokus dan bakteri anaerob seperti :
  • Infeksi serius saluran nafas bagian bawah,
  • Infeksi serius kulit dan jaringan lunak,
  • Osteomielitis,
  • Infeksi serius intra-abdominal,
  • Septikemia / sepsis,
  • Abses intra-abdominal,
  • Infeksi pada panggul wanita dan saluran kemih.
KONTRAINDIKASI
Clindamycin kontraindikasi bagi pasien yang yang hipersensitif atau alergi terhadap clindamycin HCl atau linkomisin.

INDEKS KEAMANAN PADA WANITA HAMIL
B: Baik penelitian reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko pada janin maupun penelitian terkendali pada wanita hamil atau hewan coba tidak memperlihatkan efek merugikan (kecuali penurunan kesuburan) dimana tidak ada penelitian terkendali yang mengkonfirmasi risiko pada wanita hamil semester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trisemester selanjutnya).

DOSIS DAN ATURAN PAKAI
  • Orang dewasa yang menderita infeksi serius : 150-300 mg tiap 6 jam.
  • Bisa ditingkatkan menjadi 300-450 mg tiap 6 jam jika perlu.
  • Anak-anak dengan infeksi berat : 8-16 mg/kg berat badan dalam 3-4 dosis terbagi.
  • Untuk mencegah kemungkinan timbulnya iritasi lambung dan kerongkongan (esofageal), obat harus diminum dengan segelas air penuh.
EFEK SAMPING
Berikut ini efek samping klindamisin yang dapat terjadi :
  • Gangguan saluran pencernaan seperti mual, muntah, diare dan kolitis pseudomembranousa.
  • Reaksi hipersensitif atau alergi seperti pruritus, rash, atau urtikaria.
  • Gangguan hati seperti jaundice, abnormalitas test fungsi hati.
  • Gangguan ginjal seperti disfungsi ginjal (azotemia, oliguria, proteinuria).
  • Gangguan darah / hematologi seperti neutropenia sementara (leukopenia), eosinofilia, agranulositosis, dan thrombositopenia.
  • Gangguan muskuloskeletal seperti polyarthritis.
PERINGATAN DAN PERHATIAN
  • Keamanan penggunaan Clindamycin pada wanita hamil dan ibu menyusui belum diketahui dengan pasti.
  • Perlu dilakukan pengawasan terhadap kemungkinan timbulnya super infeksi dengan bakteri dan jamur.
  • Selama penggunaan jangka panjang perlu dilakukan pemeriksaan hematologi, fungsi hati dan ginjal.
  • Hati-hati penggunaan Clindamycin pada penderita kerusakan hati atau ginjal yang berat.
  • Hentikan pemakaian Clindamycin, jika selama pengobatan timbul mencret secara berlebihan.
  • Terapi dengan Clindamycin dapat menyebabkan kolitis berat yang dapat berakibat fatal. Oleh karena itu pemberian clindamycin dibatasi untuk infeksi serius dimana tidak dapat diberikan antimikroba yang kurang toksik misalnya eritromisin.
  • Clindamycin tidak boleh digunakan untuk infeksi saluran nafas bagian atas (ISPA).
  • Pemberian pada bayi dan neonatus harus disertai pengamatan fungsi sistem organ yang tepat.
  • Karena clindamycin tidak dapat mencapai cairan serebrospinal dalam jumlah yang memadai, maka clindamycin tidak dapat digunakan untuk pengobatan meningitis.
  • Secara in vitro menunjukkan adanya antagonisme antara clindamycin dan eritromisin. Karena kemungkinan itu secara klinis dapat terjadi, maka kedua obat ini tidak boleh diberikan secara bersamaan.
  • Hati-hati pemberian Clindamycin pada penderita dengan riwayat penyakit saluran pencernaan terutama kolitis, serta penderita atopik.
  • Prosedur pembedahan harus sudah ditentukan sehubungan dengan digunakannya antibiotika ini.
  • Hati-hati penggunaan Clindamycin pada penderita yang mendapat terapi obat-obat penghambat neuromuskular karena dapat meningkatkan kerja obat-obat penghambat neuromuskular.
INTERAKSI OBAT
  • Antidiare, adsorbens.
  • Tidak dianjurkan penggunaan bersama-sama dengan kaolin atau attapulgite yang dikandung dalam obat antidiare.
KEMASAN
  • Clindamycin kapsul 150 mg, Kotak, berisi 10 blister @ 10 kapsul.
  • Clindamycin kapsul 300 mg, Kotak, berisi 10 blister @ 10 kapsul.
Title : Clindamycin
Description : Obat Generik : Clindamycin / Klindamisin Obat Bermerek : Albiotin, Anerocid, Biodasin, Cindala, Climadan, Clinbercin, Clindexin, Cline...